20 Januari 2011

[Sinopsis] Itazura Na Kiss Episode 2 Part 3

Share it Please
Kembali lagi dengan Sinopsis Itazura Na Kiss semoga ga pada bosen nunggu, hehehe, let's cekidot:

Review episode 2 part 2 :
Naoki : "aku setuju untuk taruhan denganmu"
Kotoko senang mendengarnya dan berteriak saking senangnya. tiba2 Naoki berkata "aku ingin kau pergi". seketika itu juga Kotoko terhenyak (?). Naoki melanjutkan perkataannya "Jika kelas A menang, kau pindah".
Kotoko melongo mendengarnya, Naoki kembali berkata dengan tajam "taruhan dimulai, Amori-chan". Naoki pergi. Kotoko bingung apa yang seharusnya dia lakukan sekarang. 

Let's Part 3 :

Kotoko masih berlatih lari dengan semangat. Saat sarapan pagi bersama-sama di rumah keluarga Irie, Machiko terus saja membandingkan Kotoko dengan Naoki, tapi Kotoko malah membela Naoki, semua anggota keluarga berkata akan datang keperlombaan untuk mendukung Kotoko, Yuki yang mendengarnya berkata kalau mereka begitu kekanak-kanakan. Naoki dan Yuki selesai sarapan duluan dan pamit berangkat kesekolah terlebih dahulu. Kotoko juga ikutan berangkat kesekolah, saat Naoki sedang memakai sepatunya, kotoko meledek Naoki dari belakang.
Keesokan harinya Kotoko masih berlatih lari. Dijalan dia bertemu Yuki
Kotoko : ”Yuuki-kun!!! Dalam perjalanan pulang?”
Yuuki : ”hemm”
Kotoko : ”Kau praktek bola basket?”
Yuuki : ”hemm, onii-chan memberikan aku bola ini, Dia menggunakan bola ini selama kejuaraan nasional tahun lalu”
Kotoko mengambil bola dari tangan Yuuki ”Bola Irie-kun? Irie-kun menggunakan bola ini sebelumnya?”
Yuuki mencoba mengambil bolanya kembali ”jangan sentuh bola itu, Kotoko!”. tapi Kotoko tidak mau memberikannya, dia malah memohon kepada Yuuki”Pinjamkan itu kepadaku sebentar! Aku akan mengembalikannya padamu segera!!”. Yuuki merebut paksa bolanya kembali ”Tidak!! Kembalikan itu”. Yuuki langsung bergegas pergi setelah mendapatkan bolanya kembali.
Kotoko melihat kepergian Yuuki, disaat yang sama ada sepeda yang melaju cukup cepat dan akan menabrak Yuuki. Kotoko dengan replek mendorong Yuuki, mereka terjatuh bersama, tapi naas bagi Kotoko, karena kakinya terlindas ban sepeda. Kotoko meringis, tapi si pengendara sepeda malah memarahi Kotoko karena tidak memperhatikan jalan (aish... bukannya si pengendara sepeda yang ga pake mata!!!). 
Yuuki berjongkok didepan Kotoko ”Kotoko”. Kotoko yang masih tengkurep dijalanan berkata pada Yuuki ”aku baik-baik saja, Yuuki-kun kau baik-baik saja?”. Yuuki menganggukan kepalanya, Kotoko lega mendengarnya ”hebat, bolanya baik-baik juga”. Yuuki berkata pada Kotoko ”ini bukan salah ku, ini bukan salahku!!!”. Yuuki langsung berlari bersama bolanya meninggalkan Kotoko. Kotoko mencoba mengejar tapi kakinya terlalu sakit untuk melakukannya.
Hari perlombaan dimulai, semua siswa sangat bersemangat apalagi kelas F. Siswa kelas F bersumpah akan mengalahkan kelas A dengan telak. Kotoko juga ada disitu, dia sangat bersemangat hari itu.  
Lalu Reiko datang bersama kedua temannya, reiko menghina kelas F dengan berkata ”orang-orang bodoh kelas F, benar selain olahraga mereka tidak bisa melakukan ha lain, benar-benar, tidak berguna!!”. Guru kelas A datang menghampiri Reiko dan menyuruhnya pergi dari tempat itu.  Kelas F langsung berteriak serempak ”arrrrghhhhh!!!!!!!!!!”. Mereka berjanji akan melakukan yang terbaik.
 
Sementara itu Guru kelas A sedang memberi instruksi pada siswa-siswanya. Guru kelas A meminta muridnya untuk tidak menghabiskan energi dipertadingan ini. Guru meminta mereka menyimpan energi untuk belajar menghadapi ujian masuk universitas.
Kotoko melihat kearah Naoki, tiba-tiba Kotoko merasakan sakit pada kakinya, dia berjongkok memegangi kakinya. Temannya tanya apa ada yang salah, Kotoko bilang tidak ada. Temannya memberikan semangat pada Kotoko.
 
Pluit dibunyikan, semua peserta lomba harus berkumpul diarea yang telah ditentukan.
 
Kinnosuke berpapasan dengan Naoki dan dia berkata ”kita pasti tidak akan kalah dengan kau anak kelas A”. Lalu Kinnosuke berkata pada Kotoko yang ada disebelahnya ””benarkan Kotoko”. Kotoko hanya mengangguk saja. Kinnosuke memegang bahu Kotoko dan Naoki melihatnya.
Kinnosuke : ”apa yang salah denganmu? Dimana semangat pertarunganmu?”
Kotoko melihat Naoki dan berkata ”kita tunggu saja!! Aku akan membiarkan kau melihat seperti apa wajah pemenangnya”
Naoki tersenyum : ”aku akan mengantisipasi hasilnya”
Kotoko menatap kepergian Naoki.
Perlombaan lari estafet dimulai. Setiap perwakilan berlari dan memberikan selempang kepada rekan yang ada didepannya begitu seterusnya. Kotoko sedang meregangkan otot2nya ditemani kedua temannya. Kotoko melihat kedatangan rekan seteamnya dia pun bergegas kearea lomba untuk menerima selempang dan melanjutkan perjuangan kelas F. (Kotoko Ganbatte!!!!). 
 
kotoko terus berlari tapi sakit dikakinya semakin terasa, Kotoko sudah tidak sanggup melanjutkannya, tapi dia mencoba menguatkan kakinya dan menguatkan semangatnya untuk tetap berlari sampai akhir walau harus terpincang-pincang (wiih bahasa gua makin bagus ajah, *plakkkk* hehehehehehe)
Sementara itu Naoki dan Kinnosuke tengah bersiap-siap. Reiko menghampiri Naoki, Reiko bertanya pada Naoki apa dia akan mengeluarkan energinya untuk pertandingan yang sepele ini, Reiko juga mengingatkan Naoki kalau ujian sudah dekat dan kompetisi kejuaran nasional bola basket juga sudah deket, Reiko bertanya apa Naoki tahu itu. Naoki menjawab aku tahu. Reiko terus saja membujuk Naoki untuk tidak serius menanggapi perlombaan yang sepele ini. Naoki hanya diam saja tanpa berkata apa2 lagi. Kinnosuke memperhatikan Naoki. Reiko bertanya lagi apa Naoki mendengarnya. Naoki jawab aku mendengarkanmu.
Kotoko masih terus berlari, dibelakang Kotoko sudah muncul juga saingan2nya dari kelas lain. Kotoko terus menyemangati dirinya walau sakit mendera kakinya. Kinnosuke semakin gelisah menunggu Kotoko, dia berkata pada dirinya sendiri ”apa yang kau lakukan Kotoko”, 
Sementara itu keluarga Irie beserta ayah Kotoko mencemaskan Kotoko. Shige-cha (bapaknya Kotoko) berkata kalau Kotoko benar2 lembat. Yuuki yang tahu penyebab Kotoko lambat langsung jongkok. Yuuki terlihat menyesal. Shige-chan yang melihat tingkah Yuuki pun ikut berjongkok.
Shige-chan : ”apa ada yang salah, Yuuki-kun?”
Yuuki : ”Paman.. aku..aku”
Shige-chan : ”hemm, apa yang salah?”
Kotoko masih terus berusaha berlari sekuat tenaga semampu yang dia bisa. Kotoko berkata dalam hatinya ”aku..sudah tidak bisa melakukannya.... Irie-kun...”. Kotoko teringat saat Naoki meleparkan handuk kewajahnya. Kotoko kembali bersemangat dan berkata dalam hati lagi ”aku harus semangat! Irie-kun sedang menantikan aku (heiii Kotoko Kinnosuke yang nungguin lu bukan Naoki). Kotoko terus berlari sambil menyebut-nyebut Irie-kun dalam hatinya.
Naoki dan Kinnosuke masih menunggu kedua rekan mereka digaris estafet, sementara itu kedua saingan mereka sudah berlari terlebih dahulu.
Keadaan Kotoko benar2 mengenaskan tapi dia terus berusaha dan menyemangati dirinya. Kotoko hampir roboh, namun dia berpegangan pada sisi jembatan. Lalu ayahnya datang menolong Kotoko. Shige-chan tanya apa yang salah dengan kakimu. Kotoko berkata dia tidak apa2. Kotoko mencoba terus berlari, Shig-chan meminta Kotoko untuk tidak terlalu memforsir tenaganya. Kotoko berkata kalau dia harus semangat dan harus memenangkan perlombaan ini. Shige-cha miris melihat keadaan Kotoko. Akhirnya Shige-chan membuka sandalnya dan berkata ”aku akan ikut lari bersamamu, kau bisa melakukannya Kotoko, kau bisa melakukanya”.
Ayah dan anak itu berlari bersama. Kotoko mulai terlihat mendekati garis estafet Kinnosuke. Machiko berteriak2 mengatakan kalau Kotoko sudah dekat. Kinnosuke terus berterika menyemangati Kotoko dan dia akan berusaha mengejar ketertinggalan mereka dalam perlombaan ini. Naoki melihat Kotoko dan dia menyadari sesuatu. Naoki taku kaki Kotoko terkena masalah.
Kotoko hampir sampai, dia terus menyebut-nyebut nama Naoki dalam hatinya. Kotoko sampai, tapi dia malah memberikan selempangnya pada Naoki.
Kotoko : ”Irie-Kun”
Naoki : ”apa yang kau lakukan?”
Kotoko melihat kearah Kinnosuke,
Naoki : ”Bakka (bodoh)”
Kotoko : ”aku benar2 idiot, eh?”
Kotoko jatuh terduduk
Kinnosuke : ”Kotoko, apa yang salah?”
Kotoko : ”Kin-chan teruskan, lakukan yang terbaik”
Kinnosuke : ”tapi Kotoko..”
Kotoko menyerahkan selempangnya : ”Tolong lari disepanjang perlombaan untukku”
Kinnosuke mengambil selempangnya : ”kau tunggu saja! Aku akan lari keposisi pertama”. Kinnosuke mulai berlari. 
Naoki jongkok dihadapan Kotoko. Naoki mengetuk kaki Kotoko dengan jarinya. Kotoko berteriak.
Naoki : ”apakah itu sakit?”
Kotoko : ”tentu saja sakit!!!”
Naoki : ”kau idiot, sejak kau tahu itu sakit”
Kotoko : ”tetapi jika aku menyerah ditengah jalan, aku pasti akan menyesal disepanjang hidupku”
Reiko datang menghampiri mereka : ”Naoki, ada yang datang”
Kotoko : ”Irie-kun! Jangan lupakan taruhan kita!"
Naoki sudah mulai berlari, dia berhasil melewati lawan2 didepannya. (Sumpah Naoki ganteng banget,,, argghhhhhh !!!! bisa kebayang terus mukanya nih... jangan!! Jangan!! Tetep sukkie...sukkie ajah... Takeshi udah tua JANGGAAAANNN!!!!!!! *aprill galau!!!*  wkwkwkwkwkw). Naoki berada tepat dibelakang Kinnosuke.
 
Machiko dan Shige-chan sedang bersama Kotoko. Machiko berkata kalau mereka segera pulang kerumah.  Tapi Kotoko malah bangkit dari duduknya. Kotoko berkata kalu dia harus melihat Naoki menyebrang garis finish. Machiko berusaha mengejar Kotoko, tapi ditahan oleh Shige-chan. Shige-chan berkata ”tidak ada yang bisa menghentikan dia”. Kotoko berjalan dengan menyeret kakinya.
Naoki berhasil mendahului Kinnosuke. Dan akhirnya Naoki mencapai garis finish. Reiko menghampiri Naoki dan memberikan handuknya.
 
Sementara itu kelas F merasa kecewa.
Kinnosuke duduk dijalan dia berteriak dan menjatuhkan dirinya kejalan. Teman-teman kelaf F menghampiri Kinnosuke. Pak guru tanya apa Kinnosuke baik-baik saja. Pak guru juga bilang kalau Kinnosuke sudah melakukan yang terbaik.
Ibu guru kelas A memberika selamat pada Naoki untuk kerja kerasnya dan dia merasa bangga menjadi guru Naoki. Ibu guru mengulurkan tangannya untuj berjabat tangan dengan Naoki. tapi Naoki mengabaikan uluran tangan gurunya sambil berkata ”terima kasih banyak” Lalu dia pergi. (hahahahaha mamam tuh tangan bu guru).
Naoki menyeka keringatnya sambil berjalan. 
Sementara itu Kotoko masih berjuang dengan kakinya untuk sampai ketempat dimana Naoki berada. Kotoko masih terus dan terus berjuang dengan menyeret-nyeret kakinya.
Teman2 kelas F datang mereka berkata kalau mereka kalah dari Irie. Kotoko tanya apa sudah selesai. Teman2 berkata kalau Kotoko tetap keren. Kotoko menyalahkan dirinya sendiri karena dia benar2 bodoh. Kotoko jatuh terduduk dijalanan. Teman2nya khawatir mereka semua mendekati Kotoko tapi malah menyenggol kaki Kotoko. Alhasil Kotoko berteriak.
 
Esoknya, Kotoko berangkat kesekolah dan kaki pincang. Dia melihat Naoki didepannya. Kotoko pun memanggil Irie dan berjalan lebih cepat agar sejajar dengan sang pujaan hati.
Kotoko : ”omedetou (selamat)!, aku kalah lagi, tentu saja seorang jenius adalah jenius!”
Bel tanda kedatangan kereta bunyi, itu artinya ada kereta yang akan melintas.
Kotoko berjalan lebih dahulu dari Naoki, tapi tiba2 Kotoko berhenti dan memejamkan matanya lalu jatuh, Naoki yang melihatnya dengan replek menolong kotoko, tapi naas posisi sikut lengan Naoki salah hingga menimbulkan rasa sakit.
Kotoko digendong oleh Naoki. kotoko bangun dari pingsannya, dia senang sekali karena Naoki menggendongnya. Naoki berkata kalau kotoko benar2 orang bodoh. Kotoko minta Naoki menurunkannya, Kotoko tidak bisa diam, Naoki berkata agar kotoko tidak bergerak. Kotoko meminta maaf. Kotoko berkata dalam hatinya ”punggung Irie-kun begitu hangat, aku ingin momen ini bisa dikenang untuk selamanya, tidak perduli apapun yang terjadi, aku tidak akan pernah melupakan ini”. Ternyata Reiko melihat Naoki menggendong Kotoko sampai kerumahnya, dia merasa sedih.
Malam hari dikediaman keluarga Irie. Kotoko menuruni anak tangga sambil membawa tas yang berisi barang2nya. Dia melihat Naoki sedang duduk di ruang tamu sambil membaca buku.
Kotoko menghampiri Naoki.
Kotoko : ”Irie-kun! Aku menyesal membuatmu mendapat banyak masalah, aku menghormati taruhan kita dengan cara aku pindah dari sini sekarang, terima kasih telan menjaga ku selama ini, selamat jalan”
Naoki memanggil Kotoko dan mengucapkan selamat jalan.  
Naoki akan pergi tapi kotoko menghentikannya.
Kotoko : ”Irie-kun”
Naoki : ”apa?”
Kotoko : ”jika aku bekerja lebih keras, akankah kau menerima aku? Sekarang kau terlihat meremehkan aku dan membenci aku, jika aku bekerja lebih keras, barangkali kau akan melihatku dengan cahaya yang berbeda, aku ingin tinggal sampai saat itu, aku ingin bekerja lebih keras disini”
Naoki : ”apa yang kau katakan?”
Kotoko : ”Tolong! Biarkan saja aku”
Naoki : ”kau....”
Kotoko memotong kata2 Naoki : ”aku berjanji padamu! Saya akan menancapkan janji ini mulai hari ini dan akan maju, tolong?”

Naoki tidak menjawab dia langsung naik kekamarnya dilantai 2.
Kotoko berkata dalam hatinya ”dia tidak meminta ku untuk pergi, apakah artinya aku bisa tinggal, arigatou Irie-kun”
  
Naoki masuk kedalam kamarnya, dia melihat Yuuki tertidur dimeja belajar. Naoki menghampiri Yuuki dan membaca tulisan Yuuki ”saat ini adalah saat pertamaku dierang oleh suara hatiku, semua ini kesalahan Kotoko, dia benar2 malang, tapi kakak...”. 

Naoki memindahkan yuuki ketempat tidur lalu tangan Naoki sakit, Naoki meringis menahan sakit.

Pagi hari disekolah....
Kotoko bersemangat sekali hari itu, tapi tiba2 reiko menghentikan langkah Kotoko dan langsung menampar Kotoko.
Reiko : ”semua ini kesalahanmu, Naoki tidak kan mampu ambil bagian dalam kompetisi terakhir karena kamu!!”
Sementara itu Naoki muncul dia berjalan dengan menyandang tangannya yang diperban. 
Ibu guru kelas A berkata pada Pak Guru kelas F ” Seperti apa yang aku katakan, tanpa Irie-kun, team bola basket tidak akan pernah masuk final, itu semua kesalah aihara, itu semua disebabkan oleh kelas F Aihara Kotoko”.
Kotoko masih shock dia bingung apa yang sebaiknya dia lakukan.....

My Notes:
Huwaaaa!!!!!!!!!!!!! akhirnya selesai juga episode 2 ini, tumpengan dulu ah, hehehe. Mungkin episode 3 nya aku buat minggu depan karena minggu ini mau ngerjain sinop Playful Kiss untuk Pelangi Drama. Jadi buat yang suka baca Sinopsis Itazura Na Kiss, sabar ya, hehehehe. Don't be silent readers ya, hehehehe

10 komentar:

ceryl mengatakan...

bagus ka,
kayanya Naoki Irie mulai ada hati sama Aihara Kotoko..
Horreeee !!!

Anonim mengatakan...

makasih april udah nulis sinopsnya, lanjutkan ya ^^

sarah

april mengatakan...

@ceryl : iya Naoki udah mulai ser-ser-an(?) kalo liat Kotoko, hehehe

@anonim-sarah : iya insya 4JJl dilanjutin kalo ada waktu, hehehe sabar menunggu ya ^^

februa mengatakan...

yang jadi reiko sukses meranin perannya sampe aku gemes plus kesel dibuatnya.. aku setuju sama april; takeshi cakep bangeeett *senyum-senyum* tetep semangat ya april.. kami tunggu kelanjutannya.. arigatou gozaimasu :-)

april mengatakan...

februa : iya si reiko cocok banget dapet peran semi antagonis *karna ga jahat2 amat dia*. juteknya dapet banget deh, hehehe
iya aku akan usahain nulis lebih cepat,
douitashimashite :)

Anonim mengatakan...

Comen pertama ne.. salam kenal.
Wah keren ne.. dlu pernah nontn jg flm nya, tp msih jg penasaran bc sinopsisnya.
Aq lebih suka ne drpd versi koreanya (mang ad yg tanya?). makasih ya...
Semangat!!
~acun~

april mengatakan...

acun : makasi udah komen, aku juga lebih versi jepang sama taiwannya, tapi salut buat group eight yg udah bikin pk dan mencoba untuk beda dari kedua versi terdahulunya, hehehe nantikan terus ya kelanjutan sinop ITK, hehehe

Rinn75 mengatakan...

kerennn... bagian ayahnya Kotoko yang lepas sendal bikin aku berkaca-kaca

april mengatakan...

Rinn75 : iya ayahnya Kotoko care banget sama anaknya, Shige-chan hug me, hahahaha

Anonim mengatakan...

huwaaaa,,,aaa!!! ne serial fave akuuu... bhkan, versi taiwan n korea na "lewwaaa,,,aaat!!!!" (lebay alami,hehehe,,,). tp bneran loh. Aku na suka bgt, trutma Takashi Kashiwabara. Ouughh, cute n cool. Doomo arigatoo y April.

By : aita-chan

Followers

Follow The Author