1 Juli 2010

Prosecutor Princess Episode 2

Share it Please
Hye Ri membawa In Woo keluar dari ruangan Se Joon. Semua orang melihatnya dengan ngeri. Se Joon keluar mengikuti mereka.

Hye Ri: jaksa Yoon kau kembali saja, aku baik-baik saja dan akan mengurus ini

Se Joon : Apa yang kau lakukan dengan tamuku?

Hye Ri : Dia tidak terlihat seperti tamu

Se Joon : Apa kau tidak tahu siapa dia jaksa Ma?

Hye Ri terkejut saat tahu In Woo adalah seorang pengacara dari pria yang Hye Ri penjarakan.

Hye Ri menunggu In Woo dan menyelinap di belakang In Woo ketika In Woo keluar dari kantor. In Wo berkata bahwa hal ini sulit karena Hye Ri tidak mengembalikan uang seperti yang sudah dijanjikannya. Hye Ri dengan cepat menjelaskannya bahwa dirinya akan membayar hutangnya tapi In Woo tidak membiarkan Hye Ri menjelaskan lebih jauh. Hye Ri marah dan akhirnya memutuskan untuk mengatur pertemuan besok saat makan siang untuk menyelesaikan masalah hutang.

Asisten Se Joon berkata bahwa In Woo adalah pengacara TOP yang selalu berhasil dalam menangani kasus-kasusnya akan tetapi dia hanya memilih kasus yang disukainya tanpa memikirkan uang. Ketika Hye Ri kembali ke kantor, Se joon memberikan Hye Ri sebuah kasus tentang pertengkaran ibu-ibu.












In Woo kembali ke kantornya dan bertemu dengan Jenny Ahn rekannya sesama pengacara. Bukannya bertanya mengenai pertemuan In Woo dengan Se Joon. Jenny malah bertanya bagaimana pertemuan In Woo dengan Hye Ri.

Jenny : Bagaimana perasaanmu setelah bertemudengan Hye Ri?

In Woo : Aku bertemu dengan seseorang yang seharusnya aku temui dulu ( apa artinya In Woo itu udah kenal sama Hye Ri dari dulu ya?)

Jenny : sekarang semuanya akan dimulai, jadi bekerjalah dengan baik.

Hye Ri hanya bekerja samai jam 6 sore lalu bersiap untuk pulang. Se Joon yang melihatnya langsung bertanya.

Se Joon : apa kau tidak ada niat untuk kerja lembur?

Hye Ri : tidak, aku akan menyelesaikannya besok.

Se Joon : Setidaknya kau harus memeriksa semua kasus, apa kasus-kasus itu bisa ditunda?

Hye Ri : Aku ini PNS, jadi tida diharapkan untuk kerja lembur.

Se Joon : Apa kau pikir jaksa yang lain mau lembur hanya karena tidak bisa mengatakan hal itu?

Hye Ri : mereka lembur karena kasus yang banyak, maka negara perlu menyewa lebih banyak lagi jaksa.

Hye Ri pergi ketempat yoga bersama sahabatnya. Sementara Se Joon dan Jung Sun bekerja lembur. Mereka saling bertanya apa yang harus dilakukan untuk Hye Ri, karena banyak keluhan tentang kelakuannya yang buruk itu. Setelah pimpinan pergi Jung Sun meminta Se Joon untuk berbicara pada Hye Ri. Tapi Se Joon menjawab Hye Ri tidak akan berubah hanya karena itu.












harinya, Hye Ri bekerja dengan cepat dan memesan tempat untuk memenuhi pertemuan dengan In Woo. Hye Ri pergi kerestoran dan membawa kotak besar. In Woo tampaknya tidak peduli dengan penampilannya.

Hye Ri : Aku sangat menjaga kata-kataku dan aku tidak mau dituntut atas masalah ini.

In Woo : Aku tidak pernah ada niat untuk menuntutmu.

Kemudian Hye Ri memberikan uang pada In Woo dan menyuruhya untu menghitung uangnya. In Woo bertanya apa kau ingi aku benar-benar menghitungnya? Hye Ri menjawab dengan jawaban affermativ. In Woo mengeluarkan money counter (alat penghitung uang dan membuat Hye Ri terkejut. In Woo mengatakan bahwa dia punya firasat bahwa Hye Ri akan melakukan sesuatu seperti ini. In Woo juga berkata bahwa Hye Ri tidak terlalu kejam. In Woo berkata bahwa cara terbaik balas dendam adalah dengan membawa semua uangnya dalam bentuk koin. Hye Ri bertanya "bagaimana kau bisa tahu? apakau mengikutiku?". Tentu saja In Woo tidak akan melakukan hal itu. In Woo hanya menjawab kalau dia Hye Ri dia akan melakukan hal yang sama.

In Woo bertanya kenapa Hye Ri tidak pergi ke seminarnya. Hye Ri terkejut karena In Woo tahu hal itu. setiap jaksa yang baru lulus harus datang kesemiar untuk mengetahui aturan ekerjaan mereka. Hye Ri menyuruh In Woo untuk berjanji tidak akan mengungkapkan insiden di resort ski karena Hye Ri akan tertimpa masalah besar dikantor jika sampai terungkap. In Woo hanya tertawa.

Setelah makan siang, In Woo tahu bahwa dia akan bertemu lagi dengan Hye Ri. In Woo bahkan menawarkan jasa hukumnya pada Hye Ri, jika Hye Ri tertimpa masalah. Hye Ri berkata kalu dirinya tidak butuh dan pergi.












Ketika Hye Ri tiba di kantor, dia mendapat pesan dari Se Joon untuk mempersiapkan kasus penyerangan . Hye Ri tidak menyiapkannya dan benar-benar membutuhkan file kasus. Hye Ri menemukan file kasus tentang selebritis yang saling menuntut semuanya berawal dari cinta segitiga. Hye Ri merasa tertarik dengan kasus itu. Tetapi ibu-ibu yang kasusnya ditanganinya datang, Mereka mempunyai cerita yang berbeda tentang siapa yang bersalah, tapi Hye Ri hanya peduli pada bukti bukan pengakuan ibu-ibu itu. Jelas saja kalau korban itu berbohong, Hye Ri berkata kalau tamparan itu adalah buktinya dan menyalahkan ibu yang dianggap sebagai korban. Ibu yang dituduh itu menolak tuduhan. Hye Ri permisi untuk pergi ke kamar mandi padahal dia hanya ingin membaca kasus selebritis itu. Di dalam kamar mandi, Hye Ri mendengar kalau karyawan lain mengejeknya. Hye Ri meletakan filenya di kamar mandi dan mengahadapi rekan kerjanya. Dia kemudian meninggalkan kamar mandi dan melupakan filenya.












Saat Se Joon kembali kekantor, Se Joon melihat filenya hilang. Hye Ri bergegas kembali kekamar mandi, tapi dia tidak menemukannya. Kemudian semua orang dikantor mencari-cari file itu keseluruh kantor seperti orang gila. Sementara itu, semua pegawai yang lain berkumpul di depan pintu untuk menyaksikan Hye Ri yang membuat kesalahan besar pertamanya. Dan untungnya, Jung Sun lewat di depan lift dan melihat salah satu wanita membaca sebuah kertas yang terlihat seperti file kasus.

Se Joon menegur Hye Ri secara pribadi. Apa Hye Ri tidak mendapat pelajaran keamanan selama seminar? Dia meminta Hye Ri untuk berhati-hati, Hye Ri mungkin tidak peduli pada orang lain atau menikmati pertemanan dengan jaksa senior, atau kerja lembur, tapi Hye Ri harus hati-hati karena perbuatannya bisa mengahancurkan atau menyelamatkan hidup seseorang. Kasus-kasus yang bersifat rahasia harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Hye Ri berkata dia merasa dia sudah bersikap berdasarkan standarnya. Se Joon tahu dia tidak bisa memaksa Hye Ri dan pergi.












Se Joon mengantar Jung Sun pulang ke rumah. Ibunya memperingatkan Jung Sun karena selalu datang terlambat dan seorang anak bernama Bin, mengatakan padanya agar dia mulai menjaga dirinya sendiri atau dia tidak akan pernah menikah. Ibu masuk ke kamar Jung Sun dan menjelaskan apa yang dimaksud Bin. Jung Sun akan terus bertambah tua dan tawaran untuk kencan buta sudah berhenti. Jung Sun sebenarnya punya pria yang disukainya, hanya saja pria itu tidak menyadarinya. Sementara itu, Se Joon sedang duduk di kamarnya sambil memandangi foto istrinya yang sudah meninggal. Istrinya mirip sekali dengan Hye Ri.

Hye Ri mengajak mereka semua makan di restoran mahal. Tak ada yang bisa menerima hal itu, karena mereka hanya pegawai pemerintah. Menurut Hye Ri, ini adalah ide bagus, mereka bisa datang kesini dua kali seminggu. Mereka hanya perlu mengeluarkan biaya tambahan sebesar 200-300 dolar per bulan untuk makan siang seperti ini. Mereka semua menolaknya, Hye Ri dengan baik hati menawari untuk membayarnya.

Jung Sun berbicara pada Hye Ri. Bagaimana mungkin dia menawarkan hal semaha itu? Saat Jung Sun makan siang, dia tidak pernah menghabiskan lebih dari 10 dolar. Hye Ri tidak setuju – seleranya tidak sama dengan orang lain dan tidak adil bila dia memaksakan diri makan makanan seperti itu. Jung Sun berkata kalau acara makan siang adalah kesempatan bagi semua orang untuk mengenal lebih dekat dan meminta nasehat, tidak ada hubungannya dengan makanan.












Salah satu rekan Se Joon ingat dimana dia pertama kali bertemu dengan Hye Ri. Dia akhirnya ingat bahwa Hye Ri salah satu orang yang ada di resort ski yang menggagalkan usah Se Joon menangkap Kim Dong Suk. Akhirnya berita Hye Ri ada di acara lelang itu menyebar kesemua orang dan sampai ketelinga pimpinan. Pimpinan sangat marah akan hal itu.

Akhirnya Hye Ri mendapatkan kantornya sendiri dan dengan kasusnya sendiri. Hye Ri seneng karena dapet promosi padahal mah dia diasingkan, hehehe. Sedangkan Asisten Jung Sun dan Min Suk lebih baik pergi ke neraka daripada satu kantor dengan Hye Ri.

Hye Ri pergi untuk mengatakan kabar gembira ini pada keluarganya dan mereka semua merayakannya. Ny. Ma bertanya apakah Hye Ri akan melakukan pertemuan untuk menikah kencan buta gitu, Hye Ri mengatakan ya, Orang itu harus memiliki kekayaan dan latar belakang yang sama sehingga dia setuju dengan ide itu. tapi Ny. Ma mengatakan bahwa Hye Ri harus mengalami gairah cinta pertama dulu. Hye Ri bilang kalu dia tidak percaya cinta sejati.

Keesokan harinya Hye Ri sangat bersemangat untuk mendekor ruang kerjanya sendiri. Hye Ri mendekor ruangannya dengan tema bunga. In Woo mengetahui hal ini dari Jenny dan dia tidak percaya. Sementara Pegawai yang lain mendapat pekerjaan yang banyak,Hye Ri hanya mendapatkan pekerjaan yang ringan-ringan saja udah jelas kalau semua orang ga percaya sama kemampuan Hye Ri. Tapi Hye Ri yang polos malah mengira semua orang membantu meringankan pekerjaannya.












In Woo datang mengunjungi Hye Ri dan membawakan bungauntuk megucapkan selamat.

In Woo : apakah kau sudah menjadi jaksa yang baik?

Hye Ri : apa kau tertarik padaku?

In Woo mengiyakan, tapi bukan yang seperti itu. In Woo hanya berkata kalau Hye Ri akan membutuhkannya segera. Hye Ri menyadari kalau aneh bila dia tidak melakukan apa-apa di kantornya. Dia bersembunyi di kamar mandi untuk mendengarkan berita terbaru. Hye Ri akhirnya tahu kalau semua orang sudah tahu kalau dia menghilang saat acara seminar. Dan semua orang tidak percaya kalau Hye Ri begitu bodoh dan tidak tahu kalau para senior dan pimpinan sudah menyerah dan malas berurusan dengannya.












Hye Ri yang salah paham terhadap In Woo membawa keranjang bunga dan bergegas pergi kekantor In Woo. Berani-beraninya kau memberitahu semua orang kalau aku tidak hadir di seminar. in Woo bersikeras bahwa dia tidak pernah mengatakannya kepada siapapun, Hye Ri tetap tidak mempercayainya. Hye Ri bilang dia akan menuntut In Woo karena sudah mencemarkan nama baiknya dan menyebar fitnah. Hye Ri keluar dan In Woo mengejarnya.Ini bukan salahnya, In Woo menyuruh Hye Ri untuk memperbaiki sikapnya yang dulu. Hye Ri berkata bahwa jika In Woo mengahancurkan statusnya, dia akan kembali untuk membunuh In Woo.

Hye Ri pergi menemui atasannya dan meminta kasus yang lebih pantas untuknya dan juga meminta maaf atas kesalahan kecil yang dibuatnya. Pimpinan akhirnya meledak marah dan mengatakan bahwa Hye Ri tidak menyadari semua kesalahan. Pimpinan memegang semua daftar dosa-dosa Hye Ri. Pimpinan mengatakan bahwa tidak ada lagi yang mau bekerjadan berhubungan dengan Hye Ri. Hye Ri tidak bisa menangani kasus-kasusnya dengan baik. Hye Ri menahan air matanya dan pergi, dia malah berpikir bahwa pimpinannya itu sudah gila.

Hye Ri akhirnya bertemu dengan Yoo Na di klub malam untuk minum-minum dan menari, Hye Ri mengeluh akan semua ketidakadilan yang dia alami. Dua orang laki-laki mendekati mereka dan bergaul dengan Hye Ri dan Yoo Na. Sampai akhirnya polisi datang untuk menangkap dua laki-laki itu. Laki-laki itu mengatakan bahwa Hye Ri adalah pacarnya dan mengajak dia ke klub malam. Laki-laki itu ternyata gigolo muda. Jadilah semuanya dibawa kekantor polisi dan para wartawan berusaha untuk mendapatkan gambar Hye Ri...

1 komentar:

ari mengatakan...

kasian banget si hye ri hehehe dia itu jaksa bodo apa pintar ya?

Followers

Follow The Author